10 Panduan Evaluasi Operasional Bisnis

Panduan Evaluasi Operasional Bisnis

Melakukan evaluasi operasional bisnis atau melihat bagaimana perkembangan usaha adalah hal penting demi keberlangsungan usaha tersebut. Metode ini bisa menentukan apa saja masalah yang terjadi dalam periode tertentu. Dan bisa menjawab pertanyaan terkait bagaimana perkembangan usaha Anda, apakah berjalan dengan baik?

Sebagai pemilik usaha, tidak ada salahnya menentukan periode atau kurun waktu untuk melakukan evaluasi. Karena tidak ada bisnis yang berjalan lancar tanpa ada kendala. Semakin cepat Anda mengetahui masalah yang tengah terjadi, semakin besar kemungkinan untuk mengatasi masalah tersebut.

10 Panduan Evaluasi Operasional Bisnis

Untuk melakukan evaluasi operasional bisnis, ada berbagai faktor yang harus Anda perhatikan. Setiap faktor tersebut bisa menentukan kelancaran hasil evaluasi, seperti:

Anda harus memastikan arus kas yang sehat agar bisnis selalu bisa berjalan dengan baik. Cara mudah memahami kondisi keuangan bisnis adalah dengan mencatat, melihat, serta melakukan evaluasi terhadap pemasukan dan pengeluaran. Pencatatan ini tidak boleh terlewat; harus menjadi agenda rutin.

Tidak hanya melakukan pencatatan saja, Anda juga harus menyimpan segala jenis bukti transaksi. Agar lebih mudah, gunakan bantuan alat atau sistem POS terkini. Hitung selisih total, tentukan apakah selisihnya minus atau positif.

Lihat juga polanya, apakah ada pola yang berulang pada arah yang kurang baik? Misalnya saja pola berulang terkait pengeluaran dan menyebabkan selisih total pemasukan menjadi minus. Jika iya, maka hindari pola tersebut.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, semakin singkat waktu yang digunakan dalam melakukan evaluasi, semakin baik hasilnya. Begitu juga dengan metode target KPI mingguan ini. Analisis ini bisa menentukan apakah ada target mingguan yang tidak terukur?

Jika ada, apa yang menyebabkan masalah ini terjadi? Gunakan bentuk visualisasi data yang mudah dimengerti semua staf. Sebelum melakukan penghitungan, tentu Anda harus menetapkan target KPI mingguan, sehingga hasil akhir bisa menentukan target tercapai atau tidak.

Selain melihat target KPI mingguan, Anda juga harus selalu melakukan monitoring produk. Metode ini memungkinkan Anda melihat bagaimana pergerakan dari inventaris. Dan juga melihat jumlah, kondisi, hingga letak produk tersebut.

Melakukan monitoring secara teratur bisa membantu aliran kas agar tetap lancar. Sehingga tidak ada stok yang menumpuk di gudang. Anda juga bisa melihat apakah ada kelebihan produk atau kekurangan produk.

Memastikan produk lancar, tidak ada overstock maupun kekurangan stok, bisa meningkatkan kepuasan pelanggan. Karena stok yang mereka butuhkan selalu ada. Dan juga tidak menghambat pengembalian dana (modal) karena adanya timbunan produk di dalam gudang.

Tidak hanya menentukan target penjualan per minggu saja, Anda juga harus menetapkan target harian. Cara melakukan penilaian terhadap performa penjualan harian tentu dengan melihat total transaksi dalam satu hari. Cermati dengan seksama berapa total penjualan, jumlah transaksi, total pendapatan, hingga rata-rata dari nilai penjualan harian.

Gunakan sistem pencatatan yang baik, bisa menggunakan otomatis (software) atau mengombinasikan juga dengan pencatatan data manual harian. Kemudian bandingkan target dengan hasil aktual yang Anda dapatkan hari itu. Apakah mencapai target?

Jika tidak, coba perhatikan waktu dan jumlah transaksi. Apakah kurang? Apakah kurang promosi? Cari tahu dan pastikan mendapatkan solusi atas masalah tidak tercapainya target harian agar masalah ini tidak berlangsung lama.

Perhatikan juga konten promosi yang Anda gunakan. Anda bisa melihat bagaimana brand awareness, engagement dan pencapaian tujuan Anda. Caranya mudah, melalui perangkat analisis seperti Insight atau Google Analytics.

Lihat apakah penonton konten tersebut ada banyak? Apakah ada klik, komentar ataupun share yang dilakukan oleh penonton? Jika masih belum tercukupi, maka usahakan memperbaiki konten promosi Anda.

Anda juga mungkin membutuhkan tools promosi yang mumpuni agar target tercapai. Tidak ada salahnya menggunakan layanan konten kreator profesional agar promosi Anda lebih efektif.

Ada banyak cara untuk mendapatkan feedback dari konsumen. Misalnya saja dengan bantuan media sosial, live chat, widget, platform review hingga survei online. Mengetahui apa saja yang dipikirkan pelanggan tentang produk Anda bisa membantu Anda untuk berbenah.

Sebagai pemilik, Anda bisa mengetahui apa yang konsumen inginkan. Anda juga bisa mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka dari produk Anda. Uniknya lagi, nasihat ini bisa Anda dapatkan dengan mudah dan effortless loh!

Pelayanan kepada pelanggan merupakan salah satu kesuksesan sebuah bisnis. Jangan sampai Anda mengesampingkan pelayanan dan membuat pelanggan Anda kabur kepada kompetitor lain. Anda bisa langsung melakukan follow-up pada pelanggan melalui email atau menggunakan layanan platform online.

Jika penilaian terhadap kualitas layanan pelanggan Anda buruk, maka Anda harus sesegera mungkin memperbaikinya. Sebab pelayanan terbaik menghasilkan bisnis yang stabil. Pastikan staf penjualan offline dan online selalu tanggap, responsible dan ramah.

Kerja sama tim tidak akan memberikan hasil yang baik jika tidak kompak. Oleh karena itu, anda harus menilai apakah tim anda menggunakan tenaga, biaya hingga waktu mereka dengan baik? Apakah semua proses yang dibebankan kepada tim bisa selesai dengan baik dan tanpa ada kendala?

Coba perhatikan kuantitas dan kualitas. Tim yang baik tidak hanya bisa mengerjakan tugas dengan benar, tetapi juga tepat sasaran dan minim kendala. Dan begitu juga dengan manajemen waktu, diharapkan bisa lebih efisien dan tidak waktu yang terbuang percuma.

Setelah melakukan evaluasi operasional bisnis, hal penting lainnya adalah melakukan perbandingan dari waktu ke waktu. Perhatikan bagaimana hasil evaluasi periode sebelumnya. Apakah ada peningkatan yang signifikan?

Apakah ada penurunan hasil evaluasi? Jika iya, maka Anda harus mulai melihat di mana letak permasalahannya. Cari tau dan pikirkan solusi terbaik.

Tahap akhir dari sebuah evaluasi tentu saja reporting dan action plan. Tidak hanya melakukan dokumentasi terkait hasil evaluasi saja. Anda juga harus mulai fokus pada apa yang akan Anda lakukan setelahnya?

Setelah mendapatkan hasil nyata dari evaluasi, coba lihat hasilnya. Kemudian tentukan prioritas Anda. Apakah memperbaiki kesalahan atau meningkatkan kinerja, rincikan dan jalankan.

Kesimpulan

Menjalankan sebuah bisnis memiliki banyak tantangan. Tantangan ini bisa Anda ketahui dengan melakukan evaluasi operasional bisnis secara berkala. Jika ada pertanyaan atau perangkat lunak yang ingin Anda gunakan untuk meningkatkan hasil evaluasi, jangan sungkan untuk menghubungi Riau Barcode.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top